AutocarWiki.com – Dunia permotoran Indonesia sedang dihebohkan oleh fenomena viral rangka ESAF motor Honda keropos dan patah karena berkarat. Berbagai video motor honda yang patah rangka menjadi viral di sosial media, hingga motor Honda mendapat julukan motor lipat atau rangka osteoporosis.
Rangka Enhanced Smart Architecture Frame (eSaf) merupakan inovasi baru dari Honda yang digunakan pada beberapa motor sejuta umat terkininya.
Frame hasil inovasi tersebut diklaim lebih kuat dan lebih ringan, sehingga memberikan keunggulan berupa efisiensi bahan bakar yang lebih baik.
Namun belakangan banyak konsumen yang mengeluhkan rangka motornya berkarat, keropos hingga patah. Hingga artikel ini kami rilis, belum ada kejelasan apakan pihak PT Astra Honda Motor (AHM) akan melakukan recall atau tidak terkait masalah ini.

Daftar Motor Honda yang Pakai Rangka eSaf
Adapun motor yang telah menggunakan rangka eSaf tersebut dikabarkan tidak kurang dari 10 juta unit yang sudah beredar di seluruh Indonesia, hingga pertengahan 2023.
Rangka eSaf ini diperkenalkan pertama kali pada tahun 2019, dan telah diaplikasikan pada beberapa jenis sepeda motor Honda, antara lain adalah:
- Genio 2019 – sekarang.
- Beat 2020 – sekarang.
- Beat Street 2020 – sekarang.
- Scoopy 2020 – sekarang.
- Vario 160 2022 – sekarang.
Bagi Anda yang memiliki motor Honda dalam daftar tersebut, sebaiknya segera memeriksa rangka motor Anda apakah berkarat atau tidak. Jangan sampai menyebabkan kecelakaan karena rangka tersebut patah saat dalam perjalanan.
Bagi Anda yang mengerti cara membuka body motor, bisa memeriksanya sendiri. Atau jika tidak bisa, sebaiknya minta bantuan montir. baik di bengkel resmi Honda maupun bukan.
Belum Ada Kejelasan Recall
Pihak AHM melalui Senior Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor, Rina Listiani, mengatakan bahwa pihaknya masih perlu memeriksa rangka eSaf untuk memastikan penyebabnya.
“Kami sarankan konsumen dapat melakukan pengecekan di AHASS (jaringan bengkel resmi motor Honda),” kata Rina, sebagaimana dikutip Kompas, Selasa (22/8/2023).
Sementara Direktur Pemasarannya, Octavianus Dwi Putro, seolah masih mencari pembenaran bahwa berkaratnya rangka eSaf bisa saja disebabkan faktor eksternal.
Namun demikian, AHM memastikan akan melakukan penggantian kepada konsumen dengan cara melakukan klaim garansi. Itu artinya hanya akan dilakukan penggantian secara cuma-cuma untuk motor yang masih dalam masa garansi dan syarat-syarat garansinya terpenuhi.
Banyak pegiat otomotif menyayangkan langkah AHM tersebut. Karena “Recall” tentu berbeda dengan “Garansi“.
Recall adalah tindakan bertanggung jawab guna melindungi konsumen dengan melakukan pemeriksaan dan penggantian pada semua kendaraan terdampak, terlepas apakah masih ditanggung garansi atau tidak.
Rangka eSaf Ditawarkan Dijual pada Konsumen
Kondisi yang lebih disayangkan bahwa ada rumor bahwa pihak AHM menjual rangka eSaf pada konsumen yang mengalami rangka patah. Jadi bukan diganti secara cuma-cuma, melainkan dijadikan lahan bisnis kembali oleh sang pabrikan.
Padahal jika diganti dengan rangka yang sama, maka akan kembali ada risiko berkarat dan patah lagi dalam waktu singkat. Jadi belum ada solusi permanen dari pihak AHM.
Bagaimana Sebaiknya Calon Konsumen Bertindak
Menanggapi fenomena viral rangka ESAF motor Honda ini, maka wajar jika konsumen yang ingin membeli motor Honda, sebaiknya untuk sementara mengurungkan niatnya, hingga masalah ini jelas dan ada solusinya.
Konsumen perlu memastikan rangka motor Honda tidak lagi berpotensi rusak dalam waktu singkat. Karena sangat berbahaya membeli motor yang berpotensi patah rangka tiba-tiba karena berkarat dan keropos dalam waktu singkat tanpa terdeteksi sebelumnya.






Problem rangka esaf motor Honda yang patah ini rasanya semakin banyak muncul kasusnya ya. Di medsos terus saja bermunculan cerita-cerita orang seputar masalah ini. Semoga pihak pabrik atau AHM segera memberikan solusinya yang paling bijak ya.
Waduuuh,…. semoga ada kejelasan nanti ya, sebab aku udah ada niat mau ganti scoopy 2018 ku dengan scoopy keluaran 2023 ini., tapi ngebaca masalah rangka yang mudah keropos atau patah jadi urung dulu lah kalo gitu
duuuh padahal dah ada niat mau ganti scoopy 2018 ku dengan scoopy keluaran terbaru 2023 ini, karena liat bodynya makin kecil dan warnanya cantik2.. tapi baca berita diatas jadi ragu pula
iya nih tempo hari saya sempet denger berita viral ini, semoga pihak Honda segera memberikan solusi terbaik, jangan sampai beritanya jadi liar. Bahkan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan keselamatan pengguna motor Honda.
berita ini sempat viral bgt dan cukup merusak reputasi salah satu merek motor, padahal merek itu termasuk sering sya gunakan
berita hangat yang baru saya tahu ini kak. Wah wah, semoga segera ada solusi ya dari beberapa merk yang disebut. Meski belum ada rencana ganti motor, kok ya cukup serius saya merespon berita ini. Ditunggu kelanjutan info berikutnya
Beruntung baca dulu artikel ini. Tadinya mau beli motor buat antar jemput anak sekolah, eh sekarang mending tunggu dulu deh ya. Rada khawatir juga nih soalnya.
Aku juga baru tahu lho kalau vario ada yg rangka mesinnya seperti ini. Bersyukurnya varian dari vario techno enggak masuk dalam kategori ini.
Tapi apa jenis yang mudah patah ini masih ada di pasaran ya kak? Atau sudah diperbarui pada tahun keluaran terbarunya?
semua motor skutik menengah ke bawah dari Honda,masih menggunakan rangka ESAF, jadi semua yang di dealer-dealer saat ini masih pakai rangka eSaf. Seperti Beat, Genio, Scoopy, Vario 125, Vario 160, dll. Belum ada pembaruan atau recall untuk pengecekan dan perbaikan yang sudah dipakai konsumen.
Polemik rangka Esaf yang patah ini memang cukup bikin gusar. Selain buat konsumen, juga buat orang2 yang bisnisnya jual beli motor second… otomatis pabrikan Honda yang sudah menggunakan rangka esaf, penjualan second nya menurun, atau harganya jatuh drastis.
Dari Honda sendiri seperti selalu membela diri dan tidak ada tanda2 bakalan recall produk.
Yang lagi rame nih, sampe sampe dimanfaatin sama kompetitor di iklannya buat ngejatuhin lawan. btw makasih ya ka infonya, sangat bermanfaat.
penting diketahui untuk pengguna motor atau yang hendak beli motor,
karena kalau udah urusan rangka bisa berabe dan tentunya sih teliti dulu ya
sebagai honda lover, sangat menyangkan sih munculnya masalah rangka esaf yang mudah patah ini. cukup viral ya di sosmed. sampai-sampai saya mikir, masa iya saya ganti brand nanti mau beli, hiks. tapi semoga next generation honda kembali memperhatikan masalah ini ya.
Sebetulnya masalah rangka esaf yang belakangan kontroversial dalam beberapa tayangan video ini menurut saya bukan hal yang perlu digembar gemborkan. Karena belum ada jumlah yang pasti mengenai seberapa banyak rangka yang patah. Dan apakah benar karena rangkanya, atau ada hal lain yang melibatkan kelalaian si pengguna.
Motor produksi sekarang malah kurang bagus ya kualitasnya. Padahal punya kakak saya Vario juga tapi tahun 2019. Seharusnya menjadi tanggung jawab Honda buat memperbaikinya bukan malah cari keuntungan
Kemarin ini sempat viral yaa..
Dan aku penasaran, apakah separah itu produksi motor terbaru zaman sekarang?
Mungkin yang perlu diperhatikan adalah jadi kudu lebih aware mengenai waktu service rutin ke bengkel dan mengganti spare part yang memang dibutuhkan. Jadi gak membahayakan diri sendiri dan pengendara lain.
wah baru tau aku, karena gak paham sama otomotif jadi gak ngikutin berita viral ttg otomotif. tapi sempet denger suamiku pengen beli vario niih
Motor saya honda jadul sih, jadi sebelum 2019 gitu. Boleh sedikit napas lega ya
waduh baru tahu nih masalah ini, padahal honda banyak banget peminatnya yaa, semoga saja masalah ini tidak membuat konsumen berpaling ke merk lain
wah semoga menjadi catatan dan perhatian penting ya bagi pihak Honda. Saya juga takut banget kalau rangka motor tiba tiba amblas. Mana saya agak kurang perhatian lagi sama rangkanya. Jadi peringatan banget sih ini