AutocarWiki.com – VinFast Bangun Pabrik EV di AS – Merek mobil nasional Vietnam kembali memperlihatkan ambisi besarnya menjadi salah satu pemain global di industri pembuat mobil.
Pabrikan yang baru saja menyatakan komitmennya untuk bertransformasi secara total untuk hanya menproduksi mobil listrik, kini menantang Tesla di kandangnya.
Pada awal kelahirannya, merek yang seperti muncul dari antah-berantah itu tiba-tba langsung menusuk ke segmen mobil ultra luxury semisal Rolls Royce, Bentley atau Mercedes Benz.
Pada ajang Consumer Electronic Show (CES) 2022, di AS pada Januari 2022 lalu, VinFast menyatakan akan bertransformasi total menjadi pembuat mobil listrik berbasis baterai dengan menghentikan mobil ICE-nya pada akhir 2022.
CEO VinFast, Le Thi Thu Thuy, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan dapat menjual 1 juta unit mobil listrik dalam kurun waktu 5 hingga 6 tahun ke depan.
Salah satu strategi untuk mencapai target itu adalah bersaing dengan Tesla di kandangnya, dengan mendirikan pabrik khusus kendaraan listrik di Amerika Serikat.

VinFast bangun pabrik EV di AS dengan menggelontorkan investasi sebesar $2 miliar atau sekitar Rp 30 Triliun, untuk membangun gigafactory di Triangle Innovation Point, Chatham County, Amerika Serikat.
Fasilitas produksi mobil listrik tersebut mulai dibangun pada semester kedua 2022, dengan target mulai beroperasi untuk memproduksi mobil listrik VinFast pada Juli 2024, dengan kapasitas hingga 150.000 unit per tahun.
Lahan seluas 2.000 hektar sudah dibooking untuk fasilitas produksi VinFast yang terdiri dari 2 bangunan utama, yaitu area produksi mobil dan bus listrik. Selain itu, disediakan juga area untuk produksi komponen suku cadang.
Atas investasi besar tersebut, Pemerintah Negara Bagian Carolina Utara, AS, memberi insentif pada VinFast sebesar $1,2 miliar atau sekitar Rp 18 Triliun.

Insentif tersebut pada akhirnya akan kembali dinikmati pelanggan VinFast di AS, dalam bentuk program VinFast Charge Up, yakni potongan harga bagi konsumen AS yang membeli produk VinFast seperti mobil listrik VF8 dan VF9.
Selain itu, pembeli VinFast di AS akan mendapat fasilitas koneksi internet gratis selama 1 tahun untuk sistem ADAS level-2 pada mobil VinFast.
VinFast juga menyediakan program pengisian daya listrik secara gratis selama 3 tahun, tanpa batasan quota jumlah daya, di stasiun pengisian Electrify America atau Wallbox.
Guna mempersiapkan cengkeramannya di pasar AS, VinFast telah membuka 6 dealer di California, dan berencana membangun 30 jaringan dealer di negara bagian Amerika Serikat lainnya.
Tentu tak hanya Amerika Serikat, VinFast juga berencana melebarkan sayap bisnisnya di Eropa, sebagai salah satu pasar mobil listrik terbesar di dunia saat ini.
Guna menunjang ekspansinya ke seluruh dunia, VinFast telah mengeluarkan dana sebesar $10 Miliar, atau sekitar Rp 150 Triliun untuk berinvestasi pada ProLogium, produsen baterai Solid-state di Taiwan.
ProLogium direncanakan akan mulai memasok baterai VinFast pada 2024, sejalan dengan target investasi VinFast di Amerika Serikat.





