Tips  

Tips Membeli Mobil Bekas untuk Pemula, 15 Langkah Memilih dan Mengecek Mobil Bekas

Tips membeli mobil bekas - cara memilih mobil bekas
Tips membeli mobil bekas - cara memilih mobil bekas lengkap dan detail.

 

8. Cek Kondisi Ruang Mesin

 

Penting sekali secara khusus mengecek ruang mesin, karena dapur pacu merupakan hal terpenting dari mobil. Membeli mobil bekas dengan mesin yang bermasalah akan menguras keuangan sobat di masa mendatang. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat memeriksa kondisi ruang mesin pada mobil bekas:

 

> Periksa kondisi fisik ruang mesin: apakah ada bagian yang penyok, bekas ketokan atau berkarat. Lihat bagian rangka spatbor, pastikan ada nomor rangka disana, jika tidak, ada kemungkinan spatbor tersebut sudah diganti.

 

Kondisi ruang mesin yang tidak terawat dan dekil, menandakan pemilik sebelumnya tidak pernah memperhatikan ruang mesin. Jika banyak bekas las dan ketokan atau bagain yang berkarat, itu bisa menandakan mobil bekas tersebut pernah mengalami tabrakanan.

 

> Periksa blok mesin: lihat apakah ada bagian dengan bercak-bercak oli pada blog mesin, biasanya berwarna coklat kehitaman. Bercak oli pada bagian luar blok mesin menandakan adanya kebocoran pada salah satu atau lebih gasket. Periksa juga minyak rem dan reservoirnya, pastikan tidak ada kebocoran. Kebocoran pada gasket di blok mesin akan memerlukan perbaikan yang tidak murah, maka sebaiknya segera sobat tinggalkan mobil tersebut.

 

> Periksa kondisi selang dan sabuk: Seharusnya selang dan sabuk tidak retak-retak, kering atau getas. Khusus selang radiator, seharunya tidak terasa lunak. jika sudah usang, sabuk-sabuk yang menghubungkan bagian-bagian mesin dapat saja putus saat mobil digunakan. hal tersebut dapat merusak mesin dan bagian-bagiannya. Sehingga akan menguras uang sobat untuk memperbaikinya.

 

> Cek indikasi kebocoran pada gasket kepala silinder: Hal ini dapat dilakukan dengan dua cara. pertama dengan membuka tutup oli mesin, jika ada bekas busa pada bagian dalam tutup, itu menandakan kebocoran gasket silinder.

 

Kedua, cek warna cairan pendingin (coolant) radiator pada reservoirnya, kebocoran akan terlihat dari cairan yang berwarna coklat kotor. Jangan beli mobil dengan kondisi tersebut jika sobat tidak mau berkutat dengan masalah mesin dan biaya perbaikan yang besar.

 

> Periksa warna oli transmisi: Lakukan pengecekan ini saat mesin mobil dihidupkan. Caranya angkat tuas  pengukur, kemudian perhatikan warna oli, seharusnya merah atau merah jambu. Jika oli berwarna hitam pekat dan berbau gosong, itu menandakan kondisi yang tidak lagi prima.

 

> Cek kondisi timing belt: Bagian ini merupakan spare part yang mahal jika harus diganti, pastikan kondisinya masih baik. Sesuaikan juga kondisi tersebut dengan angka odometer, apabila kondisinnya sudah nampak usang padahal angka kilometer pada odometer masih rendah, ada kemungkinan angka odometer tersebut sudah dimodifikasi oleh penjual. Pada keadaan normal, usia pakai timing belt bervariasi antara 95.000 hingga 150.000 km, tergantung rekomendasi pabrik pembuatnya.

Responses (22)

  1. Mantap mas info nya.. lengkap sekali.. yg tadi nya saya ragu untuk cek sendiri.. sekarang saya sudah punya bekal apa saja yg mesti saya cek ketika membeli mobil 2nd. Terima kasih mas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *