Tips  

Tips Membeli Mobil Bekas untuk Pemula, 15 Langkah Memilih dan Mengecek Mobil Bekas

Tips membeli mobil bekas - cara memilih mobil bekas
Tips membeli mobil bekas - cara memilih mobil bekas lengkap dan detail.

 

7. Lakukan Pengecekan Fisik Mobil

 

Lakukan pengecekan visual terhadap kondisi eksterior, interior, penampakan mesin dengan detail, apakah ada hal-hal aneh yang bisa langsung terlihat. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengecekan secara visual:

 

> Lihat bagian luar (eksterior) mobil: Periksa body dari ujung ke ujung, apakah ada yang bergelombang yang menandakan bekas penyok atau banyak kerutan yang menandakan bekas tabrakan parah. apakah ada cat yang belang yang menandakan pengecatan ulang.

 

> Periksa kaki-kaki mobil: Pastikan posisi mobil pada tempat yang rata, jika ada bagian yang sudah melorot posisi mobil akan nampak miring. Bila mobil nampak miring periksa kekencangan ban, jika kondisi angin sudah sama, berarti ada masalah signifikan pada kaki-kaki mobil tersebut. Sobat masih bisa mempertimbangkan membeli mobil tersebut jika sobat punya anggaran untuk mengganti kaki-kakinya. Jika tidak, maka carilah mobil lain.

 

> Periksa kondisi ban: Kondisi ke-empat ban seharusnya mempunyai jenis dan tingkat keausan yang sama. Periksa juga ban cadangan, bandingkan dengan ban yang terpasang.

 

Jika keausan ban berbeda antara sisi kiri dan kanan, maka ada kemungkinan itu disebabkan kondisi suspensi atau setir yang telah aus, sehingga posisi ban tidak lurus/sejajar. Dalam kondisi terburuk, perbedaan keausan yang signifikan bisa mengindikasikan kondisi rangka mobil yang tidak lagi seimbang.

 

> Periksa bagian kolong (bawah): perhatikan apakah ada bagian yang tidak normal seperti plat yang koyak atau sasis yang bengkok, hal tersebut menandakan mobil tersebut pernah mengalami hal yang buruk.

 

Periksa juga sepanjang saluran gas buang, apakah ada bagian dengan bercak-bercak hitam yang merupakan tanda kebocoran. Cek juga knalpot dengan jari sobat, jika terdapat oli, maka itu pertanda buruk pada mesin, walau mobil itu menggiurkan dari penampakannya.

 

> Periksa bagian dalam (interior): Angkatlah karpet di setiap kabin dan bagasi, perhatikan apakah ada karat atau bahkan lubang pada pada lantai mobil. Khususnya bagasi, lihat apakah ada goresan-goresan kasar pada interior bagasi dan karat atau lubang pada lantainya.

 

Kondisi yang banyak lecet pada bagasi menandakan mobil tersebut sering membawa beban yang berat dan tentunya tidak lagi sedap dipandang. Jangan membeli mobil yang sudah terlalu sering bekerja keras, karena hal tersebut akan berpengaruh pada performa mesin dan kekuatan kaki-kakinya.

 

> Periksa bagian-bagian yang sering disentuh penumpang: seperti kondisi jok kursi, lingkar kemudi, handel pintu, sandaran tangan dan pegangan tangan di atas pintu, pastikan semuanya dalam kondisi masih baik dan tidak terlalu banyak keausan.

 

Keausan yang parah pada bagian tersebut bisa mengindikasikan seperti apa pemilik sebelumnya memperlakukannya atau mobil tersebut merupakan bekas mobil rental atau travel yang sering bekerja keras.

 

> Periksa rangka mobil: Pastikan kondisi besi rangka dalam keadaan sempurna, khususnya pada bagain depan yang menjadi dudukan atas radiator. Seharusnya rangka tersebut tidak terdapat bekas las atau nampak tidak mulus karena bekas ketokan.

 

Kondisi rangka yang tidak sempurna dapat mengindikasikan mobil bekas tersebut pernah mengalami tabrakan. Walau bodynya nampak mulus mengkilat, jangan pernah membeli mobil bekas dengan rangka yang rusak atau banyak tambalan plat dan las.

Responses (22)

  1. Mantap mas info nya.. lengkap sekali.. yg tadi nya saya ragu untuk cek sendiri.. sekarang saya sudah punya bekal apa saja yg mesti saya cek ketika membeli mobil 2nd. Terima kasih mas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *