AutocarWiki.com – Mitsubishi Motor Corporation (MMC) berencana menambah investasi di Indonesia dalam waktu dekat, yaitu guna menyambut era mobil berteknologi listrik yang memulai fajarnya di tanah air.
Kabar itu datang dari Menteri Perindustrian Republik Indonesia (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, setelah melakukan kunjungan kerja ke Jepang, yang dalam agendanya berdiskusi dengan para petinggi perusahaan otomotif, seperti Mitsubishi, Suzuki dan Toyota.
Dalam kunjungan ke kantor Mitsubishi, petinggi perusahaan berlambang 3-berlian tersebut menyampaikan rencana investasi MMC di Indonesia, untuk memproduksi kendaraan berteknologi listrik, termasuk Xpander Hybrid dan mobil Plugin Hybrid (PHEV).
Menperin mengabarkan bahwa rencana Mitsubishi tersebut merupakan bagian dari rencana investasi Rp 11,2 Triliun di Indonesia hingga tahun 2025.
Rencana lainnya dari investasi tersebut adalah untuk menambah kapasitas produksi mobil-mobil Mitsubishi di Indonesia, dari 200 ribu menjadi 250 ribu unit kendaraan per tahun.
“Mitsubishi memberikan komitmen pada kita, bahwa pada akhir tahun 2025 mereka akan tambah investasi sebesar Rp11,2 triliun, meningkatkan kapasitas dari 220.000 menjadi 250.000 unit,” ujar Agus Gumiwang, Kamis (11/3/2021).
Mitsubishi Xpander Hybrid
Masih berdasarkan keterangan dari Menperin, Mitsubishi berencana mengembangkan dua model kendaraan berteknologi listrik, guna menyambut era Electric Vehicle (EV).
“Mereka juga akan mengembangkan dua model, yaitu Xpander hybrid dan EV serta model kedua yakni SUV jenis plug-in hybrid dan hybrid,” tambah Agus Gumiwang.

Akan cukup menarik bagi konsumen Indonesia, jika ada low MPV yang berteknologi hybrid. Itu artinya konsumsi bahan bakarnya akan jauh lebih hemat dan harga mobilnya tidak akan semahal mobil hybrid berstatus CBU.
Menambah Negara Tujuan Ekspor
Menperin menjelaskan bahwa salah satu misinya melakukan kunjungan ke Jepang adalah melobi prinsipal produsen otomotif di Indonesia, agar bisa memperluas tujuan ekspor, hingga Indonesia menjadi negara basis produksi.
Tujuan tersebut nampaknya berhasil, karena Mitsubishi menyatakan bahwa pihaknya akan memperluas negara tujuan ekspor untuk mobil yang mereka produksi di Indonesia.
“Mereka (Mitsubishi) izin ekspor tambahan ke-9 negara. Ini misi pemerintah Indonesia datang ke Jepang salah satunya melobi prinsipal bisa memberikan perluasan tujuan ekspor. Mitsubishi sudah kasi izin tadinya 30 negara jadi 39 negara,” kata Agus Gumiwang.
Menurut Menperin era Presiden Jokowi tersebut, salah satu model yang dibuat khusus untuk ekspor adalah model SUV plug-in hybrid (PHEV).
“Untuk model kedua yaitu SUV PHEV, ini diarahkan menjadi produk ekspor dari indonesia ke negara-negara tujuan ekspor,” tegas Agus.






