AutocarWiki.com – Apa kelebihan dan Kekurangan Hyundai Palisade? Mungkin pertanyaan itu terlintas di benak Sobat yang berminat memboyong SUV bongsor termewah dari line-up Hyundai di Indonesia tersebut.
Palisade adalah large SUV yang hingga 2022 ini dijual dengan status CBU Korea Selatan di Indonesia. SUV mewah ini laku keras di seluruh Dunia karena harganya yang terjangkau untuk segmen SUV besar mewah.
Mengingat saingannya dari merek Eropa dan Jepang, berbanderol 2 hingga 4 kali lipat dari harga Palisade. Jadi Palisade bisa juga disebut Low Budget-Luxury-Large SUV.
Hyundai secara cerdas membuat Full-size SUV yang optimum secara fungsionalitas, dimensi dan kemewahan, tapi menyematkan mesin dengan spesifikasi tidak berlebihan untuk keterjangkauan harga.

Mari kita simak apa saja Keunggulan dan Kekurangan Hyundai Palisade 2021-2022 Indonesia:
Kelebihan Palisade
Desain Kekinian dan Modern (Tidak Tradisional)
Kebanyakan Large SUV diberi bentuk tradisional yang mengotak mirip truk dan sangat mainstream dengan bagian-bagian yang tidak unik. Lain halnya dengan Hyundai Palisade yang desainnya terlihat sangat futuristik dan unik.
Dari tongkrongannya di semua sisi, sangat jelas SUV bongsor ini adalah mobil kekinian yang tidak bernuansa truk seperti kebanyakan kompetitornya. Lampu-lampu LED-DRL dan siluet bodinya, terlihat sangat modern.

Super Nyaman Standar Eropa
Kenyamanan Palisade berkiblat ke standar Eropa, karena mobil ini didesain untuk konsumen Amerika dan Eropa. Bantingan suspensi sangat empuk, kontur kursi empuk dan tebal dan pengendalian sangat mantap.
Ini bisa jadi solusi bagi mereka yang menginginkan kenyamanan Large MPV semisal Toyota Alphard, pada mobil SUV yang lebih tinggi untuk kemampuan daya jelajah yang lebih baik.
Kabin Lapang Berlimpah
Dimensinya yang besar menghasilkan kabin yang super lapang di setiap barisnya. Di baris kedua, kursi berkonfigurasi Captain-Seat yang nyaman. Kursi baris ketiga juga terasa proper dan mewah untuk orang dewasa.

Bertabur Fitur Canggih
Untuk fitur, ini adalah SUV yang tergolong canggih untuk keselamatan, hiburan, kenyamanan dan akomodasi kepraktisan.
Fitur-fitur seperti Hyundai SmartSense, ventilated-seats, panoramic roof, sun-roof, speaker branded, dan lain sebagainya tentu sudah ada.

Harga Termurah di kelas Large SUV
Untuk Full-Size SUV, harga Palisade tergolong sangat murah, karena pesaingnya seperti Toyota Land-Cruiser, Lexus LX, Mercedes-Benz GLS dan BMW X7, sudah berharga 2 – 4 miliaran.
Sedangkan Palisade masih ada yang berharga di bawah Rp 1 Miliar, yaitu Rp 788 juta untuk tipe termurah. Secara prestise merek dan spesifikasi mesin, saingan Palisade memang superior, namun untuk rasa kemewahan dan fungsionalitas, Palisade sudah sangat baik.
Mesin Bertenaga dan Irit
Meskipun memiliki angka tenaga terkecil di segmen large SUV, tapi itu sudah lebih dari cukup untuk menggerakkan Hyundai Palisade. Faktor mesin inilah yang dibuat optimum oleh Hyundai, hingga Palisade berharga lebih murah dari kompetitornya.
Palisade dibekali mesin Diesel CRDi VGT 2.2-liter, dengan tenaga maksimum 202 PS pada 3.800 rpm dan torsi puncak 441 Nm pada 1.750 – 2.750 rpm. Penggerak roda depan (FWD) dengan transmisi otomatis 8-percepatan shift-by-wire (SBW). Ada juga varian 4WD dengan harga Rp 1,041 Miliar.
Konsumsi BBM Palisade ini tergolong irit untuk bodi-nya yang bongsor, yaitu sekitar 14 km/liter untuk rute kombinasi dalam dan luar kota.
Kekurangan Hyundai Palisade
Ground Clearance Rendah
Jarak terendah ke jalan SUV besar ini adalah 203 mm, atau sekitar 2 cm saja, padahal ukuran dimensinya terlihat sangat besar. Alhasil, saat berjalan, dia nampak seperti SUV gembrot yang berkaki pendek.
Dengan ukurannya yang besar, mestinya SUV ini akan terlihat garang dengan Ground Clearance (GC) yang tinggi, semisal 23 hingga 25 cm.
Dengan GC yang sama dengan Avanza tersebut, tentu daya jelajah Palisade tidak akan selincah Pajero Sport, Fortuner atau bahkan Mitsubishi Xpander dan Toyota Rush di jalanan berlubang. Apalagi bodinya yang besar memiliki permukaan bawah yang lebih luas.

Jadi Palisade ini bisa juga disebut Large MPV Cross, karena karakter SUV-nya kurang garang. Jika kita mengemudi di belakang Palisade, kita mungkin akan mengira itu bukanlah SUV, karena bodinya yang seperti menapak ke jalan.
Hanya Bisa Pakai BBM Spek Tinggi
Keterbatasan dari spesifikasi mesinnya yang berteknologi tinggi adalah bahwa mobil ini tidak bisa menggunakan solar bernilai Cetane rendah seperti bio solar atau Dexlite.
Hyundai mewajibkan BBM-nya minimal setara PertaDex yang sekarang berharga mahal. Bukan hanya Palisade, tapi semua mobil CBU Hyundai yang bermesin diesel seperti Santa Fe dan Staria diwajibkan meminum BBM berharga mahal.
Tidak ada Varian 8-Seater
Hyundai Palisade di Korea hingga di Australia disediakan varian berkursi 8, atau tanpa captain seat, sedangkan di Indonesia hanya ada yang 7-seater dengan captain seat.
Padahal makin banyak jumlah kursi, makin baik untuk mobil di Indonesia yang masyarakatnya suka berkendara ramai-ramai.

Fitur Hyundai SmartSense belum Lengkap
Untuk Palisade keluaran 2021 dan 2022 yang bergelar CBU Korea Selatan, paket fitur ADAS-nya tidak begitu lengkap. Beberapa fitur penting dari paket Hyundai SmartSense belum disertakan.
Fitur Adaptive Cruise Control adalah salah satu fitur penting dan sangat fungsional untuk perjalanan jauh atau menempuh kemacetan di perkotaan dengan fungsi low-speed-follow. Fitur tersebut belum disematkan pada Palisade di Indonesia hingga model 2022.
Belum ada Fitur BlueLink (Model 2021 – 2022)
Fitur konektifitas BlueLink yang sangat berguna untuk mengawasi dan mengontrol mobil dari jarak jauh melalui smartphone juga belum disematkan pada Palisade 2022.
Mungkin pada Palisade dan Santa Fe versi CKD yang kabarnya hadir tahun depan, akan memiliki BlueLink ini.
Itulah review mengenai keunggulan dan kelemahan Hyundai Palisade Indonesia. Semoga artikel ini berguna bagi Sobat yang ingin membeli Palisade. Sampaikan di kolom komentar jika Sobat punya pertanyaan, atau informasi lain terkait kelebihan dan kekurangan Palisade.





