5. Modifikasi yang Tidak Mempertimbangkan Efisiensi
Mobil telah diukur efisiensi bbm-nya dengan kondisi standar. Sehingga penambahan pernak-pernik aksesoris atau komponen tertentu yang menyebabkan bertambahnya bobot kendaraan tentu akan berpengaruh pada makin borosnya konsumsi bbm.
Ada dua jenis mobifikasi yang membuat konsumsi bbm mobil jadi boros, yaitu modifikasi yang menambah bobot kendaraan dan modifikasi yang merusak aerodinakima.
Yang pertama misalnya penambahan berbagai komponen seperti tanduk logam pada bumper depan dan belakang dari bahan logam yang berat, menambah bobot hingga puluhan kilogram, atau penambahan peredam pada seluruh interior mobil seperti lantai, pintu, dan atap, sehingga juga menambah hingga puluhan kilogram.
Dengan kondisi tanpa penumpang, mobil yang dimodifikasi berlebihan seolah sudah memuat lebih dari 2 penumpang selain pengemudi karena bertambahnya bobot.
Modifikasi yang merubah aerodinamika mobil juga bisa membuat konsumsi bbm jadi lebih boros. Misalnya penambahan spoiler sayap yang terlalu besar pada bagian atas dan pernak pernik pada atap sehingga menambah hambatan udara. Hal tersebut membuat mesin bekerja lebih keras melawan hambatan udara saat melaju.
Baca juga: Begini Akibat Pasang Ban dengan Arah Putaran Terbalik
Kesimpulan
Jika mobil sobat sudah tidak bermasalah dengan kelima hal diatas, namun masih boros juga, ada kemungkinan mobil sobat kena cacat produksi oleh pabrikan. Maka sebaiknya bawa mobil sobat ke bengkel resmi untuk diperiksa, untuk mengetahui lebih jelas penyebabnya.
Itulah hal-hal utama penyebab konsumsi bbm jadi boros. Cara mengemudi, Pemeliharaan mesin dan Kelebihan beban adalah penyebab yang paling utama. Jika sobat punya pendapat atau pengalaman terkait hal ini, jangan ragu untuk berbagi pada kolom komentar.
Salam Otomotif!





